Kenapa Bisnis Online Sangat sedikit Resiko Kegagalan Dibandingkan Bisnis Offine



Berbicara tentang bisnis, siapa sih yang tidak mau mempunyai bisnis yang sukses? karena pada dasarnya banyak sekali Influencer lahir dari para Pebisnis sukses. bisnis mempunyai jenis yang bisa debedakan yaitu bisnis online dan offline.

Pada zaman ini atau saat ini banyak sekali bisnis online yang berkembang besar contohnya saja Toko Online. Platform Marketing online terbesar seperti Tokopedia Bukalapak, dan Shopee dll. tapi bukan berarti bisnis offline tidak berkembang besar. karena banyak juga bisnis offline seperti toko, ataupun rumah makan. dalam hal ini banyak sekali bisnis offline yang berkembang besar dengan bantuan teknologi seperti Sosial Media yang berarti di sini bisnis offline sudah berkembang menjadi bisnis online. karena dengan membagikan barang atau produk di media sosial kita bisa menjangkau audiens lebih banyak. berikut ini merupakan perbendaan kenapa Bisnis Online sangat sedikit resiko kegagalan dibandingkan Bisnis Offine.


1. Modal Usaha
Berbisnis online bisa dikatakan membutuhkan modal yang lebih sedikit atau murah, karena biaya awal yang dibutuhkan hanya untuk membuka toko online, bahkan bisa didapat secara gratis untuk membukanya. Sedangkan bisnis offline, tentu memerlukan persiapan yang matang untuk modal awal. Harus siapkan uang untuk sewa gedung yang biasanya harga sewa akan terus naik, dan uang untuk modal membeli barang yang akan di jual.

2. Jangkauan Pemasaran
Kalau dilihat dari jangkauan pemasaran, bisnis Online jangkauannya sangat luas. Kamu bisa berkesempatan mendapatkan pembeli dari seluruh wilayah Indonesia atau bahkan dari luar negri. Hal tersebut dikarenakan platform internet yang memungkinkan untuk itu. Selain itu, alasan lainnya karena pengguna internet juga sudah mulai merata di seluruh negara di dunia. Sedangkan bisnis Offline yang modalnya terbatas jangkauannya lebih sempit, mungkin hanya bisa dipasarkan pada orang-orang di sekitar toko atau daerah tersebut saja.

3. Waktu yang Tak Terbatas
Bisnis Online tidak terbatas dan terikat oleh waktu, bahkan bisa buka selama 1×24 jam. Ketika tidurpun, bisa saja kamu akan mendapatkan transaksi. Karena semua pesanan yang masuk bisa kamu setting melalui Order Tunggu, Email, Pesan atau Chatting otomatis dan sebagainya.

Berbeda dengan bisnis Offline, yang hanya memiliki waktu yang terbatas untuk membuka toko. Pernah ga sih temui toko Offline yang buka 24 jam? Ada sih tapi pasti jarang. Kalau adapun ada pasti mereka harus mengeluarkan cost yang tidak sedikit, harus memiliki karyawan yang mau bekerja shift-shiftan, harus mengeluarkan anggaran lebih untuk listrik, dan bahkan harus menggunakan pengamanan yang lebih ekstra untuk menghindari resiko kejahatan.

4. Sistem Pemasaran
Bisnis Online tidak membutuhkan sistem pemasaran yang rumit seperti harus mengeluarkan modal untuk membuat brosur, memperkerjakan seorang marketing atau sales dan lain sebagainya. Kamu cukup melakukan promosi dengan memanfaatkan peran sosial media, seperti email marketing, SEO dan lain sebagainya. Sedangkan bisnis Offline, masih membutuhkan sistem yang rumit seperti harus melakukan cetak brosur, pemasangan banner, baliho, iklan media cetak yang pastinya membutuhkan modal yang tidak sedikit.

5. Jenius Produk
Di bisnis Online, jenis produk yang bisa di jual bisa beraneka ragam. Namun kamu perlu menjual jenis barang yang lebih spesifik, karena seseorang berbelanja online itu biasanya mencari jenis produk sesuai dengan kebutuhannya di internet. Oiya kamu juga bisa memposting gambar produk yang ingin kamu jual dengan spesifikasi yang lengkap di media sosial, tanpa perlu membeli atau stok barangnya terlebih dahulu, bisnismu akan tetap berjalan.

Sedangkan Bisnis Offline, kamu memang bisa menjual semua jenis barang, namun akan terbatas pada tempat dan penyediaan stok barang. Dan pastinya kalau stok barangmu banyak, kamu memerlukan modal lagi yang tidak sedikit.

6. Cara Pembelian
Bisnis online, cara pembeliannya hanya melalui online saja, tanpa perlu tatap muka dengan pembelinya. Sistem pembayarannya pun menggunakan payment gateway yang mana kamu tidak perlu memikirkan uang kembalian, dapat handle pembeli secara langsung, dan pastinya sangat memudahkan pembeli melakukan transaksi baik debit ataupun kredit secara sistematis.

Sedangkan bisnis Offline, cara pembeliannya adalah dengan tatap langsung dengan pembelinya. Satu orang pembeli dihandle oleh satu orang secara langsung. Bayangkan saja jika pembeli yang datang 70 orang pada saat yang bersamaan, artinya kamu butuh memiliki kasir berapa orang?

7. Minimalis Kegagalan
Kalau dilihat dari resiko kegagagalannya, berbisnis online adalah yang paling sedikit resiko kegagalannya. Kenapa? Karena modal yang dikeluarkan juga tidak begitu banyak, sehingga minim sekali resiko kerugiannya.

dari hal - hal di atas merupakan hanya sebagai refrensi saja. bukan berarti bisnis offline sagat berisko kegagalan. karena kalian bisa lihat zaman dahulu mana ada teknoligi yang sudah berkembang seperti saat ini. ya.. di zaman dahulu banyak pengusaha - pengusaha yang sukses, berusaha dari kecil hingga berkembang besar. dan di zaman sekarang pun banyak. karena pastinya dengan berusaha setidaknya akan membuahkan hasil menjadi pengalaman yang lebih baik.



Kesimpulan
dapat saya ambil kesimpulan bahwa Bisnis Online memang lebih memiliki banyak keuntungan dari bisnis offline. tetapi Alangkah baiknya jika Bisnis Offline di bantu dengan teknologi di Zaman ini seperti Media Sosial yang membuatnya menjadi bisnis online. dengan media sosial kita bisa menjangkau banyak audiens. dan dapat berkembang lebih baik lagi.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kenapa Bisnis Online Sangat sedikit Resiko Kegagalan Dibandingkan Bisnis Offine"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel